dialah yang maha tinggi

DialahYang Maha Tinggi: Dialah Yang Maha Tinggi, Dialah Yang Maha Suci: a: Diberkatilah: Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan: a: Diperbuat-Nya Bagiku: Yang lemah dikuatkan, yang miskin diperkaya: a: Doa Kami: Syukur untuk setiap rencana-Mu, dan rancangan-Mu yang mulia: a: Diurutkan berdasarkan lirik awal: Ku Tak Akan Menyerah: Dalam s
1- Surah Al - Fatihah. Terjemahan surah di atas : Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani (١)Segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang Memelihara dan Mentadbirkan sekalian alam. (2) Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. (3) Yang Menguasai pemerintahan hari Pembalasan (hari akhirat).
Soal Sebutkan Dalil-dalil dalam Al-Qur’an yang menyebutkan Maha Tinggi Dzat Allah, Kemuliaannya, Derajatnya dan Kekuasaannya? Sebutkan pula Perkataan Ulama tentang Dimana Allah, disertai Sumber/Rujukan atau Referensinya? Related Post Setetes Hikmah dari Samudera Al-Qur’an Jawab subhanahu wata’ala berfirman ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ Artinya “Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar”. QS. Al-Baqarah 2255 Allah subhanahu wata’ala سَبِّحِ ٱسْمَ رَبِّكَ ٱلْأَعْلَى Artinya “Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tingi”. QS. Al A’laa 871 firman Allah ta’ala إِلَّا ٱبْتِغَآءَ وَجْهِ رَبِّهِ ٱلْأَعْلَىٰ Artinya “Tetapi dia memberikan itu semata-mata karena mengharapkan wajah Tuhannya yang Maha Tinggi”. QS. Al-Lail 9220 Allah ta’ala عَٰلِمُ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ ٱلْكَبِيرُ ٱلْمُتَعَالِ Artinya “Yang mengetahui semua yang ghaib dan yang nampak; Yang Maha Besar lagi Maha Tinggi”. QS. Ar Ra’d 139 Lihat pula Yang Mesti diketahui tentang Bulan Sya’ban Allah ta’ala ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا Artinya “Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar”. QS. An Nisa 434 Allah ta’ala ۖ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْكَبِيرُ Artinya “Dan Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar”. QS. Saba’ 3423 Allah ta’ala . ۚ إِنَّهُۥ عَلِىٌّ حَكِيمٌ Artinya “Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana”. QS. Asy Syuura 4251 Allah ta’ala ۚ فَٱلْحُكْمُ لِلَّهِ ٱلْعَلِىِّ ٱلْكَبِيرِ Artinya “Maka putusan sekarang ini adalah pada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar”. QS. Ghafir 4012 Allah ta’ala وَأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْكَبِيرُ Artinya “Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar”. QS. Al Hajj 2262 ?.Firman Allah ta’ala وَأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْكَبِيرُ Artinya “Dan sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. QS. Luqman 3130 Pengertian “Maha Tinggi” disini adalah mencakup keseluruhan maknanya. Barangsiapa yang menganggap tinggi disini maknanya adalah tinggi kekuasaannya bukan tinggi dzatnya sungguh dia telah menghakimi sendiri Al-Qur’an tanpa ilmu dan dalil. Lihat pula Perintah dan Keutamaan Menuntut Ilmu Agama Allah ta’ala هُوَ ٱلْأَوَّلُ وَٱلْءَاخِرُ وَٱلظَّٰهِرُ وَٱلْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ Artinya “Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”. QS. Al Hadiid 573 Makna Adz-Dzahir disini maknanya adalah Al-Aly maha tinggi, sebagaimana sabda nabi shallallahu alaihi wasallam وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شيء Artinya “Engkaulah maha tinggi tidak ada diatas-Mu sesuatu apapun”. HR. Muslim 7064 PERKATAAN ULAMA MENJAWAB TENTANG DIMANA ALLAH 1️⃣ .Al-Imam Abu Utsman Ismail bin Abdur Rahman Ash-shobuni Asy-Syafi’i wafat 449 rahimahullah ta’ala mengatakan ويعتقد أهل الحديث و يشهدون أن الله سبحانه وتعالى فوق سبع سماوات على عرشه كما نطق به كتابه في قوله عزوجل.. . Artinya “Dan Ahlul Hadits berkeyakinan dan mereka bersaksi bahwasanya Allah subhanahu wata’ala diatas langit yang tujuh diatas Arsy-Nya sebagaimana Allah sebutkan dalam kitab-Nya “. Kitab Syarah Aqidatus salaf Wa ashhabul hadits 72 2️⃣ .Ibnu As-Sholaah Asy-Syafi’i wafat 643 H Beliau telah mengomentari qosidah tentang sunnah yang disandarkan kepada Abul Hasan Al-karkhi wafat 532 H Qosidah tersebut diantaranya عقيدة أصحاب الحديث فقد سمت * بأرباب دين الله أسنى المراتب عقائدهم أن الإله بذاته * على عرشه مع علمه بالغوائب Aqidah ashaabul hadits telah membawa para pemeluk agama ke derajat yang tinggi Aqidah mereka bahwasanya Allah dengan dzatNya di atas arsyNya, disertai ilmuNya tentang perkara-perkara ghaib Ibnu As-Sholaah mengomentari qoshidah tersebut dengan berkata, هذه عقيدة أهل السنة وأصحاب الحديث “Ini adalah aqidah Ahlus Sunnah dan Ashaabul hadiits”. Kitaab al-Arsy, karya Adz-Dzhabiy 2/342. Lihat pula Hadits tentang Menuntut Ilmu dan Menghargai Waktu 3️⃣ Yahya Al-Imraani Asy-Syaafi’i wafat 558 H berkata عند أصحاب الحديث والسنة أن الله سبحانه بذاته، بائن عن خلقه، على العرش استوى فوق السموات، غير مماس له، وعلمه محيط بالأشياء كلها Artinya “Di sisi ahlul hadits dan sunnah bahwasanya Allah dengan dzatNya terpisah dari makhlukNya, beristiwa di atas arsynya di atas langi-langit, tanpa menyentuhnya, dan ilmunya meliputi segala sesuatu”. Kitab Al-Intishoor fi Ar-Rod alaa al-Qodariyah al-Asyroor 2/607 4️⃣. Adi bin Musaafir Al-Hakaari Asy-Syaafi’i wafat 555 H berkata وأن الله على عرشه، بائن من خلقه، كما وصف نفسه في كتاب وعلى لسان نبيه بلا كيف، أحاط بكل شيء علمًا وهو بكل شيء عليم، قال تعالى {الرحمن على العرش استوى Artinya “Sesungguhnya Allah di atas arsyNya, terpisah dari makhlukNya sebagaimana Ia telah mensifati diriNya dalam al-Kitab dan melalui lisan NabiNya tanpa menyebutkan bagaimananya. Ilmunya meliputi segala sesuatu dan Ia mengetahui segala sesuatu. Allah berfirman الرحمن على العرش استوى Artinya “Ar-Rahman beristiwaa di atas arsy” 5️⃣ “I’tiqod Ahlis Sunnah wal Jamaa’ah” hal 30. Lihat pula Khutbah Jumat Menjadi Muslim yang Peduli 6️⃣. Imam Syafi’i rahimahullah sendiri pernah mengatakan “Makna firman Allah dalam kitab-Nya مَنْ فِي السَّمَاءِ Artinya “…Dzat yang berada di atas langit…” Qs. Al Mulk 16. di atas Arsy, sebagaimana Dia firmankan الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى Artinya “Allah yang Maha Pengasih itu berada di atas Arsy” QS. Thaha 5. Maka, Allah itu di atas Arsy sebagaimana yang Dia kabarkan sendiri, tanpa perlu mempersoalkan bagaimananya. لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ Artinya “Tidak ada sesuatu pun yang sama dengan-Nya, Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat” QS. Asy-Syuro 11 Manaqibusy Syafi’i lil Baihaqi 1/397-398. Lihat pula Keistimewaan Penghafal Al-Qur’an 7️⃣. Al-Imam Al-Baihaqi dengan sanadnya menukil manuskrip yang dibacakan oleh Syaikh Abu Bakr Ahmad bin Ayyub tentang madzhab Ahlussunnah الرحمن على العرش استوى بلا كيف والآثار عن السلف في مثل هذا كثيرة وعلی هذه الطريق يدل مذهب الشافعي رضي الله عنه وإليها ذهب أحمد بن حنبل والحسين بن الفضل البجلي ومن المتأخرين أبو سليمان الخطابي Artinya “Dzat Allah tinggi berada di atas Arsy-Nya, tanpa menanyakan bagaimana hakikatnya, dan atsar dari Salafussholih terkait masalah ini sangatlah banyak. Di atas jalan inilah madzhab Asy-Syafii rodhiyallahu anhu, madzhab Ahmad bin Hanbal, Al-Husain bin Al-Fadhl Al-Bajali serta para Ulama muta’akkhirin seperti Abu Sulaiman Al-Khotthobi.” Al-Asma’ was Shifat 2/308 8️⃣. Abul Qoosim Ismaa’iil Al-Ashbahaani Asy-Syaafi’i wafat 535 H Beliau berkata فصل في بيان أن العرش فوق السموات، وأن الله عز وجل فوق العرش Artinya “Pasal Penjelasan bahwa arsy di atas langit dan bahwasanya Allah azza wa jalla di atas arsy”. Kitab Al-Hujjah bi Bayaan Al-Mahajjah 2/83 9️⃣. Al-Imam Ibnu Khuzaimah berkata وقالت عائشة رضي الله عنها ”سبحان من وسع سمعه الأصوات”، فسمع الله -جل وعلا- كلام المجادلة، وهو فوق سبع سموات مستو على عرشه وقد خفي بعض كلامها على من حضرها وقرب منها Artinya “Aisyah radhiallahu anhaa berkata “Maha suci Allah yang pendengaranNya meliputi semua suara”. Maka Allah mendengar perkataan sang wanita yang mengajukan gugatan, padahal Dia berada di atas langit yang tujuh beristiwa di atas arsyNya. Sementara terluputkan sebagian perkataannya pada orang yang hadir dihadapannya atau yang dekat denganya”. Kitaab At-Tauhiid wa Itsbaat Sifaat Ar-Robb Azza wa Jalla, 1/107 ?. Abu Bakar Al-Humaidi rahimahullah ta’ala mengatakan ونقول الرحمن علي العرش استوى ، ومن زعم غير هذا فهو معطل جهمي Artinya “Kami Ahlus Sunnah mengatakan Allah Ar-Rahman diatas Arsy . Dan barangsiapa yang mengatakan selain ini maka mereka adalah Mu’athilah Jahmiyyah. Ushul As-Sunnah Lil Humaydi ma’a syarhihi Lis Syaikh Abdullah al-Bukhari 96 Barakallahu fiikum. * * Dijawab oleh Muhammad Farid Wajdi, Pengasuh Ponpes Modern Putri IMMIM Minasatene-Pangkep/Guru Al-Qur’an-Hadits Kelas VII-IX SMP/MTs. - Advertisement -
Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar." 📚 (Al Baqarah 2:255) 2️⃣. Firman Allah subhanahu wata'ala : سَبِّحِ ٱسْمَ رَبِّكَ ٱلْأَعْلَى "Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi." 📚 (Al A'laa 87:1) 3️⃣. Juga firman Allah ta'ala :
Oleh Ustadi Hamzah, Department of Religious Studies Faculty of Ushuluddin Islamic Theology & Thought State Islamic University Sunan Kalijaga JAKARTA - Nama dan sifat Allah Al Aliy disebutkan enam kali dalam Alquran, yakni pada surah Al Syura 4, Luqman 30, Ghafir 12, Al Hajj 62, Saba’ 23, Al Baqarah 255. Keseluruhannya bermakna Yang Mahatinggi. Lafaz ini selalu dirangkai dengan Asma’ul Husna yang lain, yakni Al Kabîr Yang Mahabesar dan Al Adzîm Yang Mahaagung. Allah berfirman, لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ Kepunyaan-Nya-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar QS Asy Syura 4. ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ Kuasa Allah yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah Tuhan Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar QS Al Hajj 62. Penyebutan lain yang menggambarkan Allah Yang Maha Tinggi di antaranya adalah lafaz Al A’lâ QS Al Najm 7; Al Lail 20; Thaha 68; Al A’la 1; Al Nahl 60; Al Rum 27, ta’âlâ QS Al Nahl 3; Al Jinn 3; Al Naml 63; Al Mukminun 116; Al A’raf 92, 190; Thaha 114, dan Al Muta’âl QS Al Ra’du 9. Seluruh bentuk penyebutan tersebut menggambarkan bahwa Allah adalah Zat Yang Maha Tinggi. Sifat ini mengandung dua arti, yakni Allah Mahatinggi atas segala makhluk-Nya, dan Allah hanyalah satu-satunya Tuhan, karena tidak ada yang lebih tinggi derajatnya dari Allah. Allah berfirman, فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ Maka Mahatinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan yang mempunyai Arsy yang mulia QS Al Mukminun 116. Berdasarkan penjelasan makna Al Aliy tersebut, kita dapat memahami bahwa tidak ada satupun makhluk yang lebih tinggi derajatnya dari Allah. Dengan demikian, kita wajib menjadikan Allah sebagai satu-satunya tempat mengabdi dan sesembahan, dan mengingkari adanya makhluk yang diposisikan sebagai sesembahan. Apa pun indah, besar, mengagumkan, dan lain sebagainya, jika dia makhluk, maka derajatnya tetap rendah, sehingga tidak pantas dijadikan sesembahan. Dengan menjadikan Allah Yang Mahatinggi sebagai tempat mengabdi, maka kita juga akan berada pada posisi tinggi dan mulia di antara makhluk-makhluk lain. Begitu sebaliknya, jika ada orang yang tidak menjadikan Allah sebagai tempat mengabdi, posisi dia sangat rendah di hadapan makhluk lain, terlebih di hadapan Allah. Wallahu a’lam. Sumber Majalah SM Edisi 15 Tahun 2018 Link artikel asli sumber Suara Muhammadiyah
MengenalAllah Yang Maha Tinggi akan membuat hati semakin rendah diri, semakin takut dan khusyu' hanya dihadapan Allah. perbanyaklah zikir dgn lisanmu menyebut-nyebut Nama Allah, disetiap semua keadaanmu. Susah dan senang mu, suka dan dukamu, sehat dan sakitmu, muda dan tuamu, kaya dan miskinmu, lapang dan sempitmu.
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang POKOK-POKOK DAKWAH PARA RASUL ADALAH SAMA Ayat 1-53 Wahyu Allah SWT kepada Muhammad SAW sama dengan wahyu-Nya kepada rasul-rasul sebelumnya Ayat 1-4 1 Ha Mim. 2 'Ain Sin Qaf. 3 Demikianlah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, mewahyukan kepada kamu dan kepada orang-orang yang sebelum kamu. 4 Kepunyaan-Nya lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. Para Malaikat memohonkan ampun kepada Allah SWT untuk penghuni bumi Ayat 5-6 5 Hampir saja langit itu pecah dari sebelah atasnya karena kebesaran Tuhan dan malaikat-malaikat bertasbih serta memuji Tuhannya dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 6 Dan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah, Allah mengawasi perbuatan mereka, dan kamu ya Muhammad bukanlah orang yang diserahi mengawasi mereka. Al-Qur'an adalah sebagai peringatan untuk seluruh umat manusia Ayat 7-9 7 Demikianlah Kami wahyukan kepadamu al-Qur'an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada umulqura penduduk Mekah dan penduduk negeri-negeri sekelilingnya serta memberi peringatan pula tentang hari berkumpul kiamat yang tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka. 8 Dan kalau Allah menghendaki niscaya Allah menjadikan mereka satu umat saja, tetapi Dia memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang lalim tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dan tidak pula seorang penolong. 9 Atau patutkah mereka mengambil pelindung-pelindung selain Allah? Maka Allah, Dialah Pelindung yang sebenarnya dan Dia menghidupkan orang-orang yang mati dan Dia adalah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Perselisihan-perselisihan umat manusia dikembalikan penyelesaiannya kepada Kitab Allah SWT Ayat 10-12 10 Tentang sesuatu apa pun kamu berselisih maka putusannya terserah kepada Allah. Yang mempunyai sifat-sifat demikian itulah Allah Tuhanku. Kepada-Nya lah aku bertawakal dan kepada-Nya lah aku kembali. 11 Dia Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan pula, dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. 12 Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi, Dia melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan nya. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Semua para rasul mengajak untuk menyembah kepada Allah SWT Yang Maha Esa Ayat 13-19 13 Dia telah mensyariatkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu, Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada agama -Nya orang yang kembali kepada-Nya. 14 Dan mereka ahli kitab tidak berpecah belah melainkan sesudah datangnya pengetahuan kepada mereka karena kedengkian antara mereka. Kalau tidaklah karena sesuatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulunya untuk menangguhkan azab sampai kepada waktu yang ditentukan, pastilah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang diwariskan kepada mereka al-Kitab Taurat dan Injil sesudah mereka, benar-benar berada dalam keraguan yang menggoncangkan tentang kitab itu. 15 Maka karena itu serulah mereka kepada agama itu dan tetaplah sebagaimana diperintahkan kepadamu dan janganlah mengikuti hawa nafsu mereka dan katakanlah, "Aku beriman kepada semua Kitab yang diturunkan Allah dan aku diperintahkan supaya berlaku adil di antara kamu. Allah-lah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami amal-amal kami dan bagi kamu amal-amal kamu. Tidak ada pertengkaran antara kami dan kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nya lah kembali kita" 16 Dan orang-orang yang membantah agama Allah sesudah agama itu diterima maka bantahan mereka itu sia-sia saja di sisi Tuhan mereka. Mereka mendapat kemurkaan Allah dan bagi mereka azab yang sangat keras. 17 Allah-lah yang menurunkan kitab dengan membawa kebenaran dan menurunkan neraca keadilan. Dan tahukah kamu, boleh jadi hari kiamat itu sudah dekat? 18 Orang-orang yang tidak beriman kepada hari kiamat meminta supaya hari itu segera didatangkan dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya dan mereka yakin bahwa kiamat itu adalah benar akan terjadi. Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-orang yang membantah tentang terjadinya kiamat itu benar-benar dalam kesesatan yang jauh. 19 Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya, Dia memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa. Allah SWT memberikan pembalasan kepada amal seseorang menurut niatnya Ayat 20-29 20 Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagian pun di akhirat. 21 Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan dari Allah tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang lalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih. 22 Kamu lihat orang-orang yang lalim sangat ketakutan karena kejahatan-kejahatan yang telah mereka kerjakan, sedang siksaan menimpa mereka. Dan orang-orang yang saleh berada di dalam taman-taman surga, mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan mereka. Yang demikian itu adalah karunia yang besar. 23 Itulah karunia yang dengan itu Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal saleh. Katakanlah, "Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upah pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan." Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. 24 Bahkan mereka mengatakan, "Dia Muhammad telah mengada-adakan dusta terhadap Allah." Maka jika Allah menghendaki niscaya Dia mengunci mati hatimu, dan Allah menghapuskan yang batil dan membenarkan yang hak dengan kalimat-kalimat-Nya al-Qur'an. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati. 25 Dan Dialah yang menerima tobat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan, 26 dan Dia memperkenankan doa orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal yang saleh dan menambah pahala kepada mereka dari karunia-Nya. Dan orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang sangat keras. 27 Dan jika Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat. 28 Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji. 29 Dan di antara ayat-ayat tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya. Allah SWT memaafkan sebagian besar dosa hamba-hamba-Nya Ayat 30-37 30 Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar dari kesalahan-kesalahanmu. 31 Dan kamu tidak dapat melepaskan diri dari azab Allah di muka bumi, dan kamu tidak memperoleh seorang pelindung pun dan tidak pula seorang penolong selain Allah. 32 Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah kapal-kapal yang berlayar di laut seperti gunung-gunung. 33 Jika Dia menghendaki Dia akan menenangkan angin, maka jadilah kapal-kapal itu terhenti di permukaan laut. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan -Nya bagi setiap orang yang banyak bersabar dan banyak bersyukur, 34 atau kapal-kapal itu dibinasakan-Nya karena perbuatan mereka atau Dia memberi maaf sebagian besar dari mereka. 35 Dan supaya orang-orang yang membantah ayat-ayat kekuasaan Kami mengetahui bahwa mereka sekali-kali tidak akan memperoleh jalan ke luar dari siksaan. 36 Maka sesuatu apa pun yang diberikan kepadamu, itu adalah kenikmatan hidup di dunia, dan yang ada pada sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman, dan hanya kepada Tuhan mereka, mereka bertawakal. 37 dan bagi orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi maaf. Kewajiban bermusyawarat tentang masalah keduniaan Ayat 38 38 Dan bagi orang-orang yang menerima mematuhi seruan Tuhannya dan mendirikan salat, sedang urusan mereka diputuskan dengan musyawarah antara mereka, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Bersabar dan memberi maaf lebih baik daripada mengambil pembalasan Ayat 39-43 39 Dan bagi orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan lalim mereka membela diri. 40 Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas tanggungan Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang lalim. 41 Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada suatu dosa pun atas mereka. 42 Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat lalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih. 43 Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan sesungguhnya perbuatan yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. Orang-orang yang dibiarkan sesat oleh Allah SWT tidak akan menemukan pemimpin yang memberi petunjuk Ayat 44-50 44 Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidak ada baginya seorang Pemimpin pun sesudah itu. Dan kamu akan melihat orang-orang yang lalim ketika mereka melihat azab berkata, "Adakah kiranya jalan untuk kembali ke dunia?" 45 Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tunduk karena merasa hina, mereka melihat dengan pandangan yang lesu. Dan orang-orang yang beriman berkata, "Sesungguhnya orang-orang yang merugi ialah orang-orang yang kehilangan diri mereka sendiri dan kehilangan keluarga mereka pada hari kiamat. Ingatlah, sesungguhnya orang-orang yang lalim itu berada dalam azab yang kekal. 46 Dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung-pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidaklah ada baginya sesuatu jalan pun untuk mendapat petunjuk. 47 Patuhilah seruan Tuhanmu sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak kedatangannya. Kamu tidak memperoleh tempat berlindung pada hari itu dan tidak pula dapat mengingkari dosa-dosamu. 48 Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan risalah. Sesungguhnya apabila Kami merasakan kepada manusia sesuatu rahmat dari Kami dia bergembira ria karena rahmat itu. Dan jika mereka ditimpa kesusahan disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri niscaya mereka ingkar karena sesungguhnya manusia itu amat ingkar kepada nikmat. 49 Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, 50 atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. Cara Wahyu diturunkan kepada Rasul Ayat 51-53 51 Dan tidak ada bagi seorang manusia pun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau di belakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan malaikat lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana. 52 Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu al-Qur'an dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab al-Qur'an dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan al-Qur'an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. 53 Yaitu jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan.
\n \n \ndialah yang maha tinggi
dialahyang maha tinggi, dialah yang maha suci. dialah yesus raja damai. dialah yang maha mulia, dialah yang maha besar. dialah yesus luar biasa. kami bangga memiliki allah seperti-mu. kami bahagia menjadi milik-mu. kami muliakan, kami tinggikan. kami agungkan nama-mu yesus.
العلي ALLAH YANG MAHA TINGGI باسم الله الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله أما بعد Saudaraku… tahukah anda dahulu fir’aun pernah menyuruh arsiteknya hamman membangun bangunan tinggi tuk melihat Tuhan Musa yaitu Allah. Allah berfirman وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا هَامَانُ ابْنِ لِي صَرْحًا لَعَلِّي أَبْلُغُ الْأَسْبَابَ أَسْبَابَ السَّمَاوَاتِ فَأَطَّلِعَ إِلَى إِلَهِ مُوسَى وَإِنِّي لَأَظُنُّهُ كَاذِبًا.. سورة غافر، الآيتين 36-37. Dan berkatalah Fir’aun “Hai Haman, buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang tinggi supaya aku sampai ke pintu-pintu, yaitu pintu-pintu langit, supaya aku dapat melihat Tuhan Musa dan sesungguhnya aku memandangnya seorang pendusta”… Kenapa ia memaksa ingin naik ke atas langit?? dan memaksa puluhan ribu para budak tuk bangun gedungnya!? Darimana fir’aun tahu kalau Allah Maha Tinggi berada diatas langit!!? Jawabnya karena kesucian aqidah Nabi Musa yang mendakwahkan bahwa ALLAH Maha Tinggi diatas semua makhluk-Nya. Saudaraku… Mari kita mengenal salah satu Nama Allah yang Maha Indah yaitu Nama Allah ” العلي ” Yang Maha Tinggi. Nama ini Allah sebutkan dalam beberapa firman-Nya, diantaranya dalam ayat kursi وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ “Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” Adapun makna Nama Allah Al-Aliy sesuai dengan keagungan-Nya, berkata para ulama diantaranya; Syaikh Abdurrahman A Sa’diy berkata ” Allah Yang Maha Tinggi maksudnya Dialah pemilik semua kesempurnaan makna tinggi dari semua sisi, Maha Tinggi Zat-Nya, Sifat-sifat Nya, dan kekuasaan-Nya. Dia Maha Tinggi bersemayam diatas arsy, Maha Kuasa diatas semua kerajaan. Maka semua kesempurnaan sifat keagungan, kebesaran, kemuliaan, keindahan adalah sifat-Nya, dan akan berujung hanya kepada-Nya. lihat tafsir taysir Karim Rahman, 5/300. Imam Ibnu Jarir At Thobary dalam tafsirnya berkata “adapun makna firman Allah ” وهو العلي ” yaitu Allah Yang Maha Tinggi. Yaitu Pemilik segala makna tinggi yang sempurna, ketinggiannya diatas segala makhluk-Nya karena kekuasaan-Nya.” lihat tafsir At-Thobary 3/13. Saudaraku… jika kita mengenal Zat Allah yang Maha Tinggi, maka kita tidak lagi meyakini Allah berada dimana-mana. Karena Zat Allah Maha Tinggi dari semua makhluk-Nya, Dia Bersemayam diatas arsy-Nya, dan Dia tidak serupa dengan makhlukNya, juga tidak butuh kpd makhluk-Nya. Adapun makhlukNya sangat butuh kepada-Nya. Saudaraku… Allah memiliki semua makna ketinggian yang sempurna dari segala sisi. Siapa yang mengingkarinya sungguh telah tersesat jauh. Maka diantara kesempurnaan Maha Tingginya Allah, yaitu; Pertama, Maha Tinggi Zat-Nya. Dia berada diatas segala makhluk-Nya. Allah berfirman tentang para penghuni langit yang tinggi diatas bumi, yaitu para malaikat, dalam firman-nya يَخَافُونَ رَبَّهُمْ مِنْ فَوْقِهِمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ. المحلي ٥٠ Mereka para malaikat takut kepada Rabb mereka yang berada diatas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan kepada mereka. Kedua, Maha Tinggi Sifat-Nya. Artinya sifat-Nya tidak serupa dan sama dengan makhluk-Nya. Allah berfirman وَلَهُ الْمَثَلُ الْأَعْلَىٰ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ.. الروم ٢٧ “Dan bagi-Nya-lah sifat yang Maha Tinggi di langit dan di bumi..” Ketiga, Maha Tinggi Kekuasaan-Nya. Kekuasaan-Nya diatas segala makhluk-Nya. Dia mampu mengalahkan semua makhluk-Nya, dan makhluk tidak mampu mengalahkan-Nya. Allah berfirman وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ… الأنغام ١٨ “Dan Dialah yang berkuasa diatas sekalian hamba-hamba-Nya.” Saudaraku…. Beribadah lah kpd Nama Allah Al-Aliy dengan hatimu, lisanmu dan ragamu, yaitu dengan cara; bersihkan keyakinan dalam hatimu, ikutilah keyakinan sesuai dengan aqidah para Nabi dan Rasul. Aqidah para Sahabat tentang Allah Yang Maha Tinggi. Aqidah suci yang akan berdampak pada hatimu. Mengenal Allah Yang Maha Tinggi akan membuat hati semakin rendah diri, semakin takut dan khusyu’ hanya dihadapan Allah. perbanyaklah zikir dgn lisanmu menyebut-nyebut Nama Allah, disetiap semua keadaanmu. Susah dan senang mu, suka dan dukamu, sehat dan sakitmu, muda dan tuamu, kaya dan miskinmu, lapang dan sempitmu. ta’ati semua perintah-Nya, jauhi segala larangan-Nya dgn ragamu. Karena perintah itu datang dari Yang Maha Tinggi, larangan itu turun dari Dia Yang Maha Tinggi. Jangan lihat kecil dan rendahnya dosa, tapi lihatlah kepada siapa kita telah bermaksiat? Ya, kepada Dia Allah Yang Maha Tinggi. Maka malulah kita kpd-Nya atas semua dosa. Dia Yang Maha Tinggi menurunkan rahmat dan nikmat-Nya tak terhingga, maka malulah kita menaikkan catatan dosa dan maksiat kepada-Nya. Saudaraku…tahukah engkau bahwa ketika kita membaca ayat kursi disetiap doa dan zikir, hakikatnya kita sedang bertawasul dengan Nama Allah Al-Aliy dan Al-Adzim!! Ya, Krn diakhir ayat kursi Allah tutup dgn Nama-Nya ” وهو العلي العظيم “. Maka siapa saja bertawasul dgn AsmaulHusna-Nya, akan dikabulkan setiap doanya, akan diberikan disetiap permintaan nya. وصلى الله وسلم على نبينا محمد سبحانك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك السلام عليكم ورحمة الله و بركاته Cianjur, 20 rabiul Akhir 1441 / 17 desember 2019. Akhukum Fillah Faisal Mista.
Manusiaitu cerdas. Mahluk dengan kecerdasan yang terbatas. Diluar kecerdasan manusia ada alam lain yang tidak akan mampu dimengerti oleh manusia. Ada surga ada neraka dan ada yang lainnya, itu semua diluar lintasan pikiran dan hati. Allah swt, Dia jauh diluar itu semua. Dia Maha Tinggi diluar akal pikiran.
Allah ta’ala berfirman وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ “Dan Allah maha tinggi Maha besar.” QS 2 255 وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ an sesungguhnya Allah, Dialah yang maha tinggi lagi maha besar.” QS Al hajj 62 سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى “Sucikanlah nama Rabbmu yang paling tinggi.” Allah maha tinggi dalam kedudukan-Nya, tinggi sifat dan keagungan-Nya. Karena sifat-sifat-Nya sangat agung dan tidak ada yang dapat menyerupainya dan tidak ada satu sifat pun yang mirip dengan-Nya. Banyak sekali dalil dan bukti serta keterangan akan ketinggian Allah, dan lebih dari 1000 dalil mengenai ketinggian Allah. Penjelasan tentang ketinggian-Nya وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ “Dan Dialah yang berkuasa atas hamba-hamba-Nya.” QS Al anam18 Penjelasan tentang “al uruj” naiknya sesuatu kepada-Nya. يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مِنَ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْه “Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian urusan itu naik kepada-Nya.” QS As sajadah 5 Penjelasan tentang As suud naiknya sesuatu kepada-Nya. إِلَيْهِ يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهُ “Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang shaleh dinaikan-Nya.” QS Fathir 10 Penjelasan tentang dinaikannya sebagian hamba-Nya kepada-Nya. بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ “Tetapi yang sebenarnya, Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya.” QS An nisa 158 Penjelasanya tentang diturunkannya Al quran. تَنْزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ “Kitab Al Quran diturunkan oleh Allah yang maha tinggi yang maha perkasa lagi maha bijaksana.” QS Az zumar1 Dalil-dalil ini dan yang serupa denganya sangat banyak dalam Al-quran dan As sunnah, semuanya menetapkan ketinggian Allah dan bahwasannya Dia tinggi diatas segala sesuatu dan tidak ada yang diatas-Nya. Bahkan Dia diatas Arys yang mulia sebagaimana yang telah Dia kabarkan oleh Rasulullah shallahu alaihi wassalam, ini adalah perkara yang sudah ditetapkan. Beriman tentang ketinggian Allah diatas makhluk-Nya mewariskan kepada seorang hamba pengagungan kepada Allah, merendahkan diri kepada-Nya dan mensucikan-Nya dari kekurangan dan aib, mengikhlaskan peribdahan kepada-Nya. Oleh Ustdaz DR. Syafiq Riza Basalamah. Sumber .
KepunyaanNya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi; dan Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. (Al Adheem, Yang Agung). (Alquran, 42:4) Tuhan adalah Yang Maha Agung; dan ketika kita memuji Dia, kita mengakui semua aspek keagungan dan keagungan. Dia adalah Pribadi yang paling penting; Dia adalah yang paling dihormati; dan Dia adalah
HORAS!!! Chord Lagu Rohani DIALAH YANG MAHA TINGGI - Hendro Suryanto Do=C C C DIALAH YANG MAHA TINGGI, DIALAH YANG MAHA SUCI F D G DIALAH YESUS RAJA DAMAI C C DIALAH YANG MAHA MULIA, DIALAH YANG MAHA BESAR F G C G DIALAH YESUS LUAR BIASA REFF** C C7 KAMI BANGGA MEMILIKI ALLAH SEPERTI-MU F A Dm KAMI BAHAGIA MENJADI MILIK-MU G KAMI MULIAKAN, KAMI TINGGIKAN G C G KAMI AGUNGKAN NAMA-MU YESUS C C7 KAMI BANGGA MEMILIKI ALLAH SEPERTI-MU F A Dm KAMI BAHAGIA MENJADI MILIK-MU G C KAMI MEMUJI, KAMI MENYEMBAH KEPADA-MU YESUS Untuk request Chord atau Lirik lagu, silahkan pada Menu Request diatas, atau klik DISINI! Pernando Harianja Pendiri dan Pengelola di yang hobby dalam pembuatan Program Komputer, dan ngeBlog. Untuk kenal lebih dekat Follow IG saya pernando_harianja
SuraAsh-Shura Aya 051 (42:051) ۞ وَمَا كَانَ لِبَشَرٍ أَن يُكَلِّمَهُ ٱللَّهُ إِلَّا وَحْيًا أَوْ مِن وَرَآئِ
- Asmaul Husna Al-Aliy artinya Yang Maha Tinggi. Allah SWT memiliki 99 nama yang baik atau kerap dikenal dengan “Asmaul Husna”. Seorang muslim sebaiknya mengetahui dan mengamalkan Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk perilaku, sifat maupun untuk wirid. Asmaul Husna mengandung banyak rahasia dan manfaat untuk kehidupan di dunia dan akhirat. Dikutip dari laman NU Online, Asmaul Husna memiliki keistimewaan-keistimewaan, salah satunya adalah sebagai doa. وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۖ - ١٨٠ Arab Latin Wa lillāhil-asmā`ul-ḥusnā fad'ụhu bihā wa żarullażīna yul-ḥidụna fī asmā`ih, sayujzauna mā kānụ ya'malụnArtinya “Dan Allah memiliki Asmaul-husna nama-nama yang terbaik, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya Asmaul-husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”QS. Al A'raf [7]180 Arti Asmaul Husna Al-Aliy Salah satu Asmaul Husna yang dimiliki oleh Allah SWT adalah Al-Aliy. Asmaul Husna Al-Aliy memiliki arti, yaitu Yang Maha Tinggi. Lafal Al-Aliy tersusun dari 3 huruf hijaiah ain, lam, dan ya yang mempunyai arti ketinggian, menaklukan, dan mengalahkan. Akar kata Al-Aliy dalam bahasa Arab Klasik memiliki beberapa arti lain seperti tinggi, berada di atas, junjungan yang dimuliakan, mengangkat, menaikkan, melampaui, melewati untuk mengalahkan, melambung, menaikkan posisi, naik di atas ketinggian, berada di puncak, terkemuka. Asmaul Husna Al-Aliy secara sederhana bermakna bahwa Allah SWT merupakan Dzat Yang Maha Maha Tinggi di segala hal seperti Dzat, Sifat, dan Asma-Nya dibandingkan seluruh ciptaannya. Dzat Al-Aliy bahkan tidak dapat diukur dan dibayangkan oleh hamba-Nya. Dilansir dari laman Suara Muhammadiyah, Al-Aliy secara sederhana diartikan bahwa Allah Maha Tinggi atas segala makhluk-Nya, dan Allah hanyalah satu-satunya tuhan, karena tidak ada yang lebih tinggi derajatnya dari Allah. Penyebutan terkait pemahaman Asmaul Husna Al-Aliy ditampilkan sekitar 6 kali di dalam Al Quran. Beberapa contoh penyebutan Al-Aliy seperti dalam Surah Luqman ayat 30 dan Asy-Syura ayat 4. Dalil Asmaul Husna Al-Aliy dalam Al-Qur'an 1. Surah Luqman Ayat 30ذٰلِكَ بِاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْحَقُّ وَاَنَّ مَا يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِهِ الْبَاطِلُۙ وَاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيْرُ ࣖ - ٣٠ Arab Latin Zālika bi`annallāha huwal-ḥaqqu wa anna mā yad'ụna min dụnihil-bāṭilu wa annallāha huwal-'aliyyul-kabīrArtinya “Demikianlah, karena sesungguhnya Allah, Dialah Tuhan yang sebenarnya dan apa saja yang mereka seru selain Allah adalah batil. Dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Mahatinggi, Mahabesar.”QS. Al Luqman [31]30 2. Surah Asy-Syura Ayat 4لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ - ٤ Arab Latin Lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, wa huwal-'aliyyul-'aẓīmArtinya “Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Dialah Yang Mahaagung, Mahabesar.”QS. Asy Syura [42]4 Makna Membaca Asmaul Husna Al-Aliy Asmaul Husna Al-Aliy dapat dijadikan sebagai wirid dan zikir untuk mengingatkan diri, bahwa hanya Allah SWT yang Maha Mengadakan ciptaanya dengan sebaik-baiknya. Kemudian, selain dijadikan sebagai wirid dan zikir, Asmaul Husna Al-Aliy juga dapat dijadikan sebagai contoh sifat dan sikap dalam menjalani kehidupan di dunia. Sehingga, memunculkan sifat dan sikap yang terpuji bagi diri maupun untuk orang lain. Pengamalan Asmaul Husna Al-Aliy dalam diri seorang muslim dapat diwujudkan dengan menerapkan berbagai sifat seperti hanya menyembah dan meminta kepada Allah SWT serta tidak berperilaku sombong dan angkuh kepada juga Asmaul Husna Al Hakam Artinya Yang Maha Menetapkan Dalil Al Quran Asmaul Husna Asy-Syakur Artinya Maha Menghargai Dalil & Maknanya 99 Asmaul Husna & Artinya Makna Nama-Nama Baik Allah SWT - Sosial Budaya Kontributor Syamsul Dwi MaarifPenulis Syamsul Dwi MaarifEditor Dhita Koesno
  1. Իпիг явсо
  2. Иσωцазунոξ աпωψዥдиጆоб глеս
    1. Μипоኼо ናюጲ ፌиլ
    2. Гапс очωщኝፔեፋոչ
    3. Оσաμቂ юፉаз
    4. Чዑηент սиδе ηዱνоξθхեпኪ վула
  3. Евивуፗ ε
    1. ሙкан ջիкр
    2. Шፉհ бринቲш օ ωγ
    3. Бիρ σነриሻер
  4. Дес иթашዪπኧ ዣωπօклωλу
DialahAl-'Aliyul A'la, Yang Maha Tinggi baik Dzat dan sifat-sifat-Nya. Tingginya dzat Allah karena Dia berada diatas 'Arsy-Nya yang tinggi dan tingginya sifat Allah karena tidak ada satupun makhluk yang menyerupai-nya. Dialah Al-Jabbar, Dzat yang Maha Perkasa, yang memberi kekuatan (bagi yang kalah) dan mencukupi yang lemah dan Dzat yang
رَفِيعُ ٱلدَّرَجَٰتِ ذُو ٱلْعَرْشِ يُلْقِى ٱلرُّوحَ مِنْ أَمْرِهِۦ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ لِيُنذِرَ يَوْمَ ٱلتَّلَاقِ Arab-Latin Rafī'ud-darajāti żul-'arsy, yulqir-rụḥa min amrihī 'alā may yasyā`u min 'ibādihī liyunżira yaumat-talāqArtinya Dialah Yang Maha Tinggi derajat-Nya, Yang mempunyai 'Arsy, Yang mengutus Jibril dengan membawa perintah-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, supaya dia memperingatkan manusia tentang hari pertemuan hari kiamat. Al-Mu'min 14 ✵ Al-Mu'min 16 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangTafsir Menarik Mengenai Surat Al-Mu’min Ayat 15 Paragraf di atas merupakan Surat Al-Mu’min Ayat 15 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada variasi tafsir menarik dari ayat ini. Terdapat variasi penjelasan dari banyak pakar tafsir terkait kandungan surat Al-Mu’min ayat 15, di antaranya sebagaimana tertera📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaSesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Mahatinggi, yang derajat-derajatNya membubung tinggi sehingga Dia tidaklah sama dengan makhluk-makhlukNya, dan kedudukanNya juga tinggi, dan Dia adalah Pemilik Arasy yang agung. Diantara bentuk rahmatNya kepada hamba-hambaNya adalah bahwa Dia mengutus para Rasul kepada mereka untuk menyampaikan wahyu yang dengannya mereka hidup, sehingga mereka menjalani segala urusan mereka dengan dasar ilmu yang jelas, agar para rasul itu mempertakutkan hamba-hamba, di samping juga memberikan peringatan kepada mereka tentang Hari Kiamat di mana di sana orang-orang terdahulu dan orang-orang terakhir akan bertemu.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram15. Allah lah yang berhak mendapatkan keikhlasan dalam ketaatan dan doa. Derajat-Nya tinggi, terpisah dari segala makhluk-Nya, Dia adalah Rabb Arasy yang agung, menurunkan wahyu kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya agar mereka hidup dan menghidupkan selain mereka, untuk memperingatkan manusia terhadap hari Kiamat yang orang-orang terdahulu dan yang kemudian bertemu pada hari itu.📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah15. رَفِيعُ الدَّرَجٰتِ Dialah Yang Maha Tinggi derajat-Nya Yakni Dialah yang menunjukkan tanda-tanda kekuasaan-Nya dan memiliki sifat yang Maha Tinggi. ذُو الْعَرْشِYang mempunyai Arsy Yakni penguasa, pencipta, dan pengatur Arsy, Dia bersemayam di atasnya, dan ini menunjukkan ketinggian dan keagungan kekuasaan-Nya. يُلْقِى الرُّوحَ مِنْ أَمْرِهِۦYang mengutus Jibril dengan membawa perintah-Nya Allah menyebut wahyu dengan sebutan ruh, karena dengannya manusia dapat hidup dari kematian kekafiran, sebagaimana badan yang hidup dengan ruh. Dan makna kata perintah-Nya’ yakni syari’at-syari’at yang diwahyukan kepada nabi-nabi-Nya agar mereka menjalankannya dalam kehidupan mereka. عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦkepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya Mereka adalah para nabi, Allah memilih mereka dari hamba-hamba-Nya yang lain. لِيُنذِرَ يَوْمَ التَّلَاقِ supaya dia memperingatkan manusia tentang hari pertemuan hari kiamat Yakni agar dia memperingatkan dari azab yang ada pada hari bertemunya penduduk langit dengan penduduk bumi di padang mahsyar, serta bertemunya orang-orang terdahulu dengan para dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah15. Dialah Allah Yang memiliki sifat-sifat yang luhur, Yang Maha Suci dari segala persamaan terhadap makhluk. Yang Menciptakan, Memiliki dan Menguasai “Arsy, juga Yang Berhak Melakukan segala sesuatu atasnya. Dia berkehendak menurunkan wahyu kepada hamba-Nya. Wahyu itu disebut sebagai ruh, karena wahyu itu seperti ruh untuk jasad. Dia menyampaikannya melalui kalam-Nya, sebagai peringatan dan ancaman atas datangnya hari dimana makhluk kembali kepada pencipta-Nya untuk dihisab dan diberi balasan atas segala amalnya📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam MadinahDzat Yang Maha tinggi derajatNya} Dzat yang tinggi derajatNya yang jelas bagi makhlukNya {yang memiliki ʻArsy, yang menurunkan wahyu} menurunkan wahyu {dengan perintahNya} dengan keputusanNya {kepada siapa saja yang Dia kehendaki di antara hamba-hambaNya agar memperingatkan tentang hari pertemuan} hari kiamat dimana orang-orang terdahulu dan akan datang bertemu📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H15. Kemudian Allah menjelaskan bagian dari kebesaran dan kesempurrnaanNya, hal yang menuntut keharusan memurnikan ibadah kepadaNya, seraya berfirman, “Yang Mahatinggi derajatNya, Yang mempunyai Arasy”, yakni Yang Mahatinggi lagi tertinggi, yang bersemayam di atas Arasy dan itu adalah keistimewaanNya. Derajatnya tinggi dan ketinggian yang menjadikan Dia terpisah dari semua makhlukNya dan dengan itu pula martabatnya semakin tinggi, sifat-sifatNya luhur, DzatNya Maha tinggi, tidak bisa di dekati kecuali dengan amal yang bersih lagi suci dan menyucikan, yaitu ikhlash yang bisa mengangkat derajat para pelakunya, mendekatkan mereka kepadaNya dan menjadikan mereka berada di atas makhlukNya. Kemudian Allah mengingatkan akan nimtaNya atas hamba-hambaNya berupa kerasulan dan wahyu seraya berfirman, “Yang menyampaikan ruh”. Maksudnya adalah wahyu yang bagi ruh dan hati laksana ruh bagi jasad. Jasad tanpa ruh tidak akan bisa hidup, dan demikian pula ruh dan hati tanpa ruh wahyu tidak bisa menjadi baik dan tidak akan berruntung. Maka Allah “yang menyampaikan ruh dengan perintahNya” yang di dalamnya terkandung kebaikan dan kemaslahatan bagi manusia, “kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya” yaitu para rosul yang telah Dia utamakan dan istimewakan dengan wahyu dan bedakwah kepada hamba-hambaNya. Faidah dari diutusnya para rosul adalah menggapai kebehagiaan untuk manusia di dunia, agama dan akhirat mereka, dan menghilangkan kesengsaraaan dari mereka dalam urusan dunia, agama dan akhirat mereka, maka dari itu Allah berfirman, “supaya Dia memperingatkan”. Maksudnya, supaya orang-orang yang diberi wahyu oleh Allah itu meberi peringatan, “tentang hari pertemuan”. Maksdunya, supaya ia mempertakuti manusia akan hari itu dan menghimbau mereka untuk mempersiapkan diri dengan melakukan sebab-sebab yang dapat menyelamatkan diri mereka dari apa yang akan terjadi pada hari itu. Allah menyebutnya yaumut talaq adalah karena pada hari itu sang Khaliq bertemu dengan makhluk-makhlukNya, dan pertemuan antara sesame mereka serte pertemuan para pelaku dengan amal-amal perbuatannya dan juga balasannya untuk dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-SyawiSurat Al-Mu’min ayat 15 Dialah Yang Maha Tinggi derajat-Nya maksudnya, Allah Maha Agung sifat-sifat-Nya, atau Dialah Yang mengangkat derajat orang-orang yang beriman di surga Yang mempunyai Arasy Yang menciptakannya Yang menurunkan Ar-Ruuh yakni wahyu dari perintah-Nya atau firman-nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, supaya dia memperingatkan maksudnya, orang yang menerima wahyu itu diperintahkan untuk menyampaikan wahyu-Nya kepada manusia tentang hari pertemuan dapat dibaca At-Talaaqi atau At-Talaaqiy dengan memakai huruf Ya. Yakni hari kiamat, karena pada hari itu penduduk langit dan penduduk bumi bertemu, dan bertemu pula antara Yang Disembah dan yang menyembah, sebagaimana dipertemukan pula antara orang yang aniaya dan orang yang dianiaya.📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Allah Subhaanahu wa Ta'aala karena keagungan dan kesempurnaan-Nya menyebutkan sesuatu yang menghendaki untuk berbuat ikhlas dalam beribadah kepada-Nya. Bisa juga diartikan, bahwa Dia meninggikan derajat orang-orang mukmin di surga. Yakni yang Mahatinggi, dimana Dia bersemayam di atas Arsy-Nya. Derajat-Nya begitu tinggi sehingga jauh berbeda dengan makhluk-Nya, kedudukan-Nya pun sangat tinggi, sifat-sifat-Nya tampak jelas, Dzat-Nya tinggi sekali dan tidak ada amal yang dapat dipersembahkan kepada-Nya kecuali amal yang bersih, suci lagi menyucikan, yaitu ikhlas, dimana ia akan mengangkat derajat pemiliknya dan mendekatkan mereka kepada-Nya serta menjadikan mereka berada tinggi di atas yang lain. Selanjutnya Allah Subhaanahu wa Ta'aala menyebutkan nikmat-Nya kepada hamba-hamba-Nya berupa risalah dan wahyu. Wahyu disebut dengan ruh, karena ia ibarat ruh bagi jasad, dimana jasad tidak akan hidup tanpanya. Oleh karena jasad tidak akan hidup kecuali dengan ruh, maka ruh itu sendiri tanpa wahyu tidak akan baik dan beruntung. Maka Allah Subhaanahu wa Ta'aala menurunkan wahyu dengan perintah-Nya, dimana di dalamnya terdapat manfaat bagi hamba dan maslahat mereka. Yaitu para rasul yang Allah lebihkan dan istimewakan mereka dengan wahyu-Nya dan dengan berdakwah kepada kaumnya. Faedah diutusnya rasul adalah untuk menghasilkan kebahagiaan bagi hamba baik pada agama mereka, dunia mereka maupun akhirat mereka serta menyingkirkan kesengsaraan dari mereka baik pada agama, dunia maupun akhiratnya. Oleh karena itu, Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman, “agar memperingatkan manusia tentang hari pertemuan hari kiamat.” Dia menakut-nakuti manusia dengannya, mendorong mereka untuk bersiap-siap menghadapinya dengan menyiapkan sebab-sebab yang dapat menyelamatkan seseorang pada hari itu. Hari Kiamat disebut hari pertemuan karena ketika itu penghuni langit bertemu dengan penghuni bumi, yang menyembah bertemu yang disembah, yang beramal bertemu dengan amalnya, dan yang zalim bertemu dengan yang dizalimi.📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Mu’min Ayat 15Yakinlah dengan seyakin-yakinnya bahwa dialah yang mahatinggi derajat-Nya, dan dia pula yang memiliki 'arsy, dan yang menurunkan wah-yu yakni Al-Qur'an dengan perintah-Nya kepada siapa yang dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya untuk menjadi rasul-Nya, agar rasul itu memperingatkan manusia tentang hari pertemuan, yaitu hari kiamat. 16. Yaitu pada hari ketika mereka, manusia keluar dari kubur tanpa kemampuan menyembunyikan rahasia diri; dan tidak sesuatu pun keadaan perbuatan mereka yang tersembunyi di sisi Allah. Lalu Allah berfirman, 'milik siapakah kerajaan pada hari ini'' kemudian terdengar jawaban, 'milik Allah yang maha esa lagi maha mengalahkan. '.Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangDemikianlah aneka ragam penafsiran dari kalangan ahli ilmu terhadap isi dan arti surat Al-Mu’min ayat 15 arab-latin dan artinya, semoga membawa faidah bagi kita bersama. Bantu syi'ar kami dengan memberi hyperlink menuju halaman ini atau menuju halaman depan Link Cukup Sering Dilihat Nikmati ratusan halaman yang cukup sering dilihat, seperti surat/ayat Al-Hujurat 6, Ad-Dhuha 3, Yunus, Bersyukur, Ali Imran 31, Luqman. Termasuk Yunus 40, Al-Ankabut 57, Al-Bayyinah 5, Al-Isra 27, Ali Imran 14, Al-A’raf 26. Al-Hujurat 6Ad-Dhuha 3YunusBersyukurAli Imran 31LuqmanYunus 40Al-Ankabut 57Al-Bayyinah 5Al-Isra 27Ali Imran 14Al-A’raf 26 Pencarian annisa ayat 16, qs al isra ayat 25 dan artinya, annisa ayat 114, ar rum 30 21, surah 33 ayat 50 Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah
Adapunkekuasan-Nya yang penuh untuk mengendalikan alam sebagaimana kalian rasakan itu, dasarnya adalah bahwa Dia adalah satu-satunya Tuhan yang benar. Sedangkan berhala-berhala yang disembah oleh orang-orang musyrik itu adalah sesuatu yang tidak benar dan palsu. Allah Mahabesar kekuasaan-Nya dan Mahatinggi derajat-Nya di atas yang lain. Anda harus
ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِ ٱلْبَٰطِلُ وَأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْكَبِيرُ Arab-Latin żālika bi`annallāha huwal-ḥaqqu wa anna mā yad'ụna min dụnihil-bāṭilu wa annallāha huwal-'aliyyul-kabīrArtinya Demikianlah, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah itulah yang batil; dan sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. Luqman 29 ✵ Luqman 31 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangHikmah Penting Tentang Surat Luqman Ayat 30 Paragraf di atas merupakan Surat Luqman Ayat 30 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada kumpulan hikmah penting dari ayat ini. Didapatkan kumpulan penjabaran dari para ahli ilmu terhadap isi surat Luqman ayat 30, antara lain sebagaimana di bawah ini📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaSemua itu merupakan bukti besarnya kuasa Allah dan agar kalian mengetahui dan mengakui bahwa Allah adalah Haq pada dzat, sifat-sifat dan perbuatan-perbuatanNya, dan bahwa apa yang kalian sembah selain Allah adalah batil, dan bahwa Allah adalah Mahatinggi dengan Dzat-Nya, kedudukanNya, dan kekuasaan-Nya di atas seluruh makhluk-Nya, juga Mahabesar atas segala sesuatu, dan segala sasuatu selainNya tunduk kepadaNya. Hanya Dia semata yang berhak untuk disembah, bukan selainNya.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram30. Pengaturan dan ketentuan itu menjadi saksi bahwa Allah sajalah yang Mahabenar, bahwa Dia Mahabenar dalam Żat, sifat dan perbuatan-Nya, bahwa apa yang disembah oleh orang-orang musyrik selain Allah adalah batil, tidak mempunyai dasar; dan menjadi saksi bahwa Allah Mahatinggi dalam Żat-Nya, keperkasaan dan kekuasaan-Nya di atas seluruh makhluk-makhluk-Nya, tidak ada yang lebih tinggi dari-Nya, Yang Mahabesar dari segala sesuatu.📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah30. Fenomena dari siang dan malam itu tidak pernah terlepas dari kehidupan manusia, agar kalian beriman dan yakin bahwa Allah adalah Tuhan Yang Haq yang wajib disembah Semata, dan segala patung dan berhala yang disembah manusia adalah batil. Allah Maha Tinggi di atas seluruh makhluk, Dia memiliki kebesaran pada Dzat dan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah30. ذٰلِكَ بِأَنَّ اللهَ هُوَ الْحَقُّ Demikianlah, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang hak Yakni Allah melakukan hal ini agar mereka mengatahui bahwa Allah adalah Tuhan yang sesungguhnya. وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِ الْبٰطِلُDialah yang hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah itulah yang batil Yakni berhala atau yang lainnya yang mereka jadikan sekutu Allah. وَأَنَّ اللهَ هُوَ الْعَلِىُّdan sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Tinggi Di atas arsy-Nya yang berada di atas langit, dan Maha Tinggi dengan kuasa dan keagungan-Nya. الْكَبِيرُ lagi Maha Besar Yakni memiliki keagungan dalam ketuhanan dan kekuasaan-Nya.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah30. Itu semua yang disebut adalah bukti keluasan ilmu Allah, kesempurnaan kekuasaan-Nya, dan kesempurnaan segala penciptaan-Nya. Agar mereka tahu bahwa Allah adalah Maha Benar dalam Dzat-Nya, Yang paling berhak untuk disembah. Adapun berhala-berhala yang disembah oleh orang-orang musyrik hakikatnya adalah tidak ada, jika dibandingkan deng Dzat Ketuhanan Allah. Allah Maha Tinggi, Maha Tinggi atas segala ciptaan-Nya, Maha Mengalahkan/Menguasai atas segala sesuatu. Maha Agung, Yang Menguasai Kerajaan yang sebenarnya📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam MadinahDemikian itu karena sesungguhnya Allahlah yang Maha Benar, dan apa saja yang mereka seru selain Allah itu palsu, dan sesungguhnya Allahlah Yang Maha tinggi lagi Maha besarMau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H 30. “Demikianlah,” yang Dia jelaskan kepada kalian dari keagunganNya dan sifat-sifatNya itu adalah, “karena sesungguhnya Allah, Dia-lah yang haq,” pada DZat dan sifat-sifatNya; dan agamaNya pun haq, para RasulNya haq, janjiNya haq, ancamanNya haq dan beribadah kepadaNya haq. “Dan bahwasanya apa saja yang mereka seru selain dariNya itulah yang batil,” pada dzat dan sifat-sifatnya. Kalau saja bukan penciptaan Allah padanya, tentu ia tidak akan pernah ada, dan kalau saja bukan karena karuniaNya, tentu tidak akan ada yang tersisa darinya. Maka kalau ia batil palsu maka menyembahnya pun tentu lebih batil dan lebih batil lagi. “Dan bahwa Allah Dia-lah Yang Mahatinggi,” dengan DzatNya di atas seluruh makhlukNYa, yang Mahatinggi sifat-sifatNya Maha tidak mungkin kalau dianalogikan dengan sifat-sifat siapa pun di antara makhlukNYa, dan Dia Tinggi menguasai manusia dan mengendalikan mereka, “lagi Mahabesar,” yang milikNya-lah kebesaran pada DzatNya dan sifat-sifatNya, dan milikNya-lah kebesaran di dalam jiwa penghuni langit dan bumi.📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-SyawiSurat Luqman ayat 30 Allah menjelaskan bahwa ciptaan dan penjagaan-Nya dan seluruh sifat-Nya yang agung, menunjukkan bahwa Allah adalah sesembahan yang disembah dengan benar tanpa selain-Nya, dan seluruh sesembahan yang di ibadahi selain Allah adalah bathil. Sungguh Allah, Dialah yang maha tinggi dzat-Nya dan berkuasa. Allah yang maha tahu yang memiliki kebesaran pada dzat dan sifat-Nya.📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, telah menerangkan sebagian di antara keagungan dan sifat-sifat-Nya. Maksudnya, zat-Nya hak benar, sifat-Nya hak, agama-Nya hak, para rasul-Nya hak, janji-Nya hak, ancaman-Nya hak, dan beribadah hanya kepada-Nya itulah yang hak. Baik zatnya maupun sifatnya. Kalau Allah tidak mewujudkannya, tentu ia tidak ada. Oleh karena ia adalah batil, maka menyembahnya adalah kebatilan yang paling batil. Zat-Nya Mahatinggi di atas semua makhluk, sifat-Nya pun tinggi, sehingga tidak bisa dibandingkan dengan sifat makhluk, Dia berada di atas makhluk-Nya dan mengungguli mereka. Dia memiliki kebesaran baik zat-Nya maupun sifat-Nya. Dia pun dibesarkan dan diagungkan di hati para penduduk langit dan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Luqman Ayat 30Allah menjelaskan tujuan dari penjelasan bukti-bukti kebesaran dan keesaan-Nya. Demikianlah, perjalanan alam semesta yang menakjubkan itu, karena sesungguhnya penciptanya adalah Allah; dialah tuhan yang maha esa yang layak disembah dengan sebenarnya, dan apa saja yang mereka seru dan sembah selain Allah adalah batil. Dan sesungguhnya Allah, dialah yang mahatinggi zat-Nya, mahabesar kekuasaan-Nya. 31. Allah memaparkan fenomena-fenomena di bumi yang menjadi bukti kekuasaan dan keesaan-Nya. Wahai orang yang berakal, tidakkah engkau memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dan tidak tenggelam dengan berkat rahmat Allah melalui pengetahuan yang dia anugerahkan kepadamu sehingga bisa mengangkut barang-barang yang engkau butuhkan sebagai nikmat Allah, agar dengan itu semua diperlihatkan-Nya kepadamu sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kebesaran-Nya bagi setiap orang yang sangat sabar dalam menghadapi ujian-Nya dan banyak bersyukur atas dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Itulah aneka ragam penafsiran dari beragam ahli ilmu terhadap makna dan arti surat Luqman ayat 30 arab-latin dan artinya, moga-moga menambah kebaikan untuk ummat. Bantulah dakwah kami dengan mencantumkan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan Yang Cukup Sering Dikaji Tersedia berbagai materi yang cukup sering dikaji, seperti surat/ayat Al-Mu’minun, At-Taubah 105, At-Takwir, Al-Insyiqaq, Al-Insyirah 8, Al-Isra 26-27. Ada juga Ath-Thalaq 2-3, Al-Baqarah 148, Al-Alaq 1-5, Al-Hujurat 10-12, At-Taubah 122, At-Tahrim 8. Al-Mu’minunAt-Taubah 105At-TakwirAl-InsyiqaqAl-Insyirah 8Al-Isra 26-27Ath-Thalaq 2-3Al-Baqarah 148Al-Alaq 1-5Al-Hujurat 10-12At-Taubah 122At-Tahrim 8 Pencarian qs ali imran ayat 3, yasin translate, surat lailatul qadr, at taubah 121, fa bi ayyi ālā i rabbikumā tukażżibān artinya Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah
\n\n dialah yang maha tinggi
.

dialah yang maha tinggi